Select your destination

Tampilkan postingan dengan label JOGJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JOGJA. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Januari 2015

kota Jogja

lanjutan dari edisi Jogja nih gaess..

3.  Malioboro dan Pasar Bringharjo
Suka belanja souvenir, ini dia tempatnya. Belanja murah asal bisa nawar. Kalo ga sama aja harga di mall. Mulai dari barang kecil sampai besar semuanya ada disini. Dari ujung jalan malioboro sampe malioboro lama. Semuanya ada gaess. Tapi, jangan nawar terlalu murah yah. Saya sempat mendapat pengalaman sakit dari mas-mas yang jualan kalung di malioboro. Harga kalungnya saya tawar 3rb, sedangkan harga yang dia patok itu 30rb. Hahaha modal aja ga cukup yah, emang dasar saya nya yang aneh. Dan juga hati-hati dengan copet. Usahakan duitnya jangan ditaruh disatu dompet. Sediakan dompet lain juga, kalo bisa yang nempel dengan badan. Teman saya pernah dicopet 1 juta. Ada juga yang kena hipnotis. Satu lagi, kalo ada tukang becak yang nawarin kamu belanja di malioboro lama, ga usah deh. Saya pernah di bodohin sama mereka, ditawarin dengan harga murah untuk naik becaknya lalu ke malioboro lama. Sumpah bego banget saat itu, pasar nya sepi, harga baju batik nya juga mahal. Trus saya minta balik lagi ke tempat asal, eh malah diminta harga 2 kali lipat.
Jadi, waspadalah terhadap tipuan-tipuan semacam itu yah gaess

4.  Keraton Jogja
Yah, ini merupakan salah satu objek sejarah di Jogja, sekaligus bekas peninggalan Kesultanan. Untuk biaya masuknya sediakan 20rb. Ada fotografer freelance dan tentunya penjualan souvenir. Dalam keraton ada alat-alat musik, kerajinan batik, guci-guci antik, banyak deh. Bagi yang suka sejarah dan budaya, saya rekomendasikan untuk berkunjung ditempat ini.

5.  Parangtritis Beach
Nama lainnya adalah pantai selatan. Dipantai inilah terdapat kerajaan dibawah air “Nyai Roro Kidul”. Ada mitos yang berkembang ditempat ini, konon pengunjung yang memakai baju hijau akan terseret ombak. Dan menjadi bawahan sang nyai. Entah itu benar apa ga, tapi sudah banyak kejadian yang semakin membuktikan mitos itu. Untungnya saya dan teman-teman hanya memakai baju hitam. Tapi tetap aja yah gaess, kalo mau mandi dipantai ini harus hati-hati, ombaknya gede banget.

Masih banyak lagi objek wisata di Jogja, dan kalo kalian mau travelling datangnya saat ada festival budaya. Karena kenikmatan traveling tak bisa dirasa jika tak menikmati pesona Budaya daerah yang dituju. Ini dia beberapa dokumentasi saya saat di Jogja.

Minggu, 30 November 2014

Jogja

Anak Indonesia mana sih yang ga kenal kota gudeg? Kota pelajar? Kota yang penuh dengan kreativitas?

Yogyakarta merupakan Daerah Istimewa di Indonesia. Dulunya kota ini ibukota Negara loh. Dan banyak banget objek wisata yang ada di Jogja. Nah travellers, saya ingin berbagi pengalaman saya selama traveling di kota Gudeg ini. Juga beberapa objek wisata yang saya kunjungi.
Saat itu saya tinggal di kab. Klaten, daerah perbatasan Jawa Tengah dan kota Jogja. Jarak tempuh dari Klaten ke Jogja cukup dekat, hanya 30 menit menggunakan bus udah bisa ke candi Prambanan. Biaya nya juga murah, hanya 3rb per/org. Jadi dari pembahasan sebelumnya, travellers ngerti kan letak candi prambanan dimana. Yup, ujungnya Jogja gaess. Tapi tenang aja, depan candi Prambanan ada halte Trans Jogja yang siap mengantar anda untuk keliling kota pelajar ini. Cukup sediakan uang 5rb, anda bisa melihat-lihat isi kota.

1.  Candi Prambanan
Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, letak candi ini diujung Jogja. Untuk biaya masuknya pada tahun 2012 cukup sedia uang 10rb. Dan kalo ga masuk dicandi alias hanya pekarangan itu gratis gaess. Banyak toko-toko souvenir dan ole2 khas Jogja. Mmm, harganya?? yah murah dong asalkan bisa nawar sama mas mba nya.
2.  Alun-Alun
Pusat kota Jogja, kalo siang hanya berupa lapangan. Tapi kalo malam, wuihh banyak becak hias gaess. Cantik, unik, lucu, indah, pokoknya rugi deh kalo ga naik becak ini. Harganya juga murah, kalo berlima cuma bayar 5rb/ org udah bisa 2 kali keliling lapangan. Sekalian tuh buat yang jarang olahraga, nikmatilah keringat pada malam hari. Haha

Masih seputar alun-alun, ditengah lapangan nya ada pohon mistis. Pohon ini kerap dikatakan sebagai pohon Jodoh. Cara maennya itu, menutup kedua mata dengan kain lalu menyebut nama calon suami/ pacar/ gebetan. Setelah itu kita berjalan ke arah pohon tadi. Jika sampai ke pagarnya, konon doi adalah jodoh kamu. Tapi kalo ga sampai juga dipohon, itu artinya kamu ga bakal bisa bersamanya. Oh noooo