Select your destination

Tampilkan postingan dengan label SULSEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SULSEL. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2020

BENDUNGAN KAMPILI

WELCOME TO MY BLOG

Hari ini, aku akan memperkenalkan salah satu destinasi wisata yang ada dikampung halamanku, Kabupaten Gowa, yaitu bendungan Kampili.

Kalo bendungan mah udah banyak disini, tapi menurut aku bendungan Kampili adalah salah satu yang terbaik untuk para instagrammer, karena ditempat ini banyak spot foto menarik loh.

Bendungan Kampili terletak di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Disini saya tidak akan menjelaskan mengenai sejarah, tinggi, dan teori lainnya mengenai bendungan tersebut. Saya hanya akan menjelaskan bagaimana rute ke bendungan tersebut. Jadi kalau pembaca ingin mengetahui lebih dalam mengenai bendungan Kampili, silahkan close blog saya.

Baiklah, menuju ke bendungan Kampili menggunakan sepeda motor, memakan waktu sekitar 30 menit dari Perbatasan Gowa-Makassar. Tergantung dari kecepatan masing-masing. Dari perbatasan, anda harus melewati Jembatan Kembar Sungguminasa. Ada 2 rute:

Pertama : langsung belok kiri setelah jembatan kembar

Kedua : Terus saja sampai melewati Stadion Kalegowa

Jika anda melewati rute pertama, terus saja sampai mendapati pertigaan jalan. Dan setelah pertigaan, terus lagi sampai memasuki jembatan Kampili. Anda tidak perlu melewati jembatan tersebut, karena bendungan berada disebelah kiri. Jika anda kesulitan menemukan jalan, silahkan menggunakan Google Maps atau bertanya pada warga sekitar.

Jika anda melewati rute kedua, dan telah melewati Stadion Kalegowa, terus sampai dapat pertigaan jalan yang ada pasar dadakan nya. Belok kiri, terus lagi sampai mendapat pertigaan jalan. Lalu belok kanan, dan terus mengikuti jalur sampai anda tiba di jembatan Kampili. Di jembatan tersebut, ada papan nama Bendungan Kampili dan arah menuju ke bendungan tersebut.

Untuk biaya masuk di bendungan biasanya membayar sekitar 5000k (tanpa tiket), karena pos penjagaan di bendungan ini tak resmi, dan hanya warga sekitar yang menjaganya. Jadi anda harus pintar menawar dengan mereka agar dompet ga langsung tipis.

Setelah memasuki pos penjagaan, anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah, dan suara air yang mengalir. Perlu diperhatikan bahwa bendungan ini sangat berbahaya jika dikunjungi saat musim hujan, atau saat air bendungan tinggi. Kebetulan saya sering berkunjung ke tempat ini sejak SMK dulu, namun kunjungan kali ini adalah moment yang sangat pas dengan keadaan air yang tenang.

Jika anda punya informasi lain mengenai bendungan Kampili, silahkan berkomentar, saya sangat mengharapkan saran dan masukan dari pembaca sekalian.

Silahkan menikmati foto saya selama berada disana, dan jangan lupa like nya. Jika anda ingin berteman dengan saya silahkan follow Instagram saya @devvonnggg. Sekian dan terima kasih.




Kamis, 13 Agustus 2015

Pantai Bira Bulukumba

Bira adalah salah satu tempat wisata bahari terkenal di Sulawesi Selatan. Tepatnya di Kabupaten Bulukumba, dan untuk menuju Bira anda memerlukan waktu 5-6 jam bila ditempuh dari kota Makassar. Selain Bira, banyak destinasi wisata lainnya yaitu pantai Bara, tanjung ara tempat pembuatan kapal phinisi, dan tempat penangkaran penyu. Biaya masuk di Bira cukup murah, sediakan uang 20ribu/kepala dewasa. Bila anda ingin menginap anda tak perlu khawatir karena disana banyak villa dan hotel. Sehingga wisatawan dapat menikmati sunset dan sunrise dari kamar masing-masing. Biaya penginapan bervariasi, tergantung dari kelas yang diambil. Mulai dari 200 ribuan/malam nya. Pasir putih dan ombak yang besar juga ada dipantai ini. Namun anda perlu waspada, menurut hasil survey depkes tempat wisata ini mempunyai angka kejadian HIV/AIDS tertinggi di wilayah Sulsel. So, be carefull, no drugs and no free sex .


Bila anda bosan dipantai Bira, anda hanya perlu berjalan dibibir pantai hingga dapat pantai Bara. Pantai Bara lebih bersih dibanding pantai Bira, karena belum ramai pengunjung. Selain itu, anda juga boleh menyebrang ke pulau yang terdapat penangkaran penyu. Biaya menyebrang 10rb/org. Tergantung dari hasil tawar menawar dengan sang pemilik kapal. Berikut dokumentasi saya selama berada disana
suasana pantai Bira (photo by Iman F)

di tempat penangkaran penyu (photo by teman kampus)

wilayah pembuatan kapal Phinisi (photo by me)



Sabtu, 30 Mei 2015

Rammang- Rammang

Rammang- rammang merupakan wisata internasional Batu Karst kedua setelah china selatan. Selain itu terdapat telaga bidadari dan kampung Berua yang akan anda lalui. Untuk menuju dusun Rammang-rammang dari kota Makassar, membutuhkan waktu selama 1 jam. Tidak ada pembayaran memasuki dusun ini. Dan saat memasuki wilayah rammang-rammang, anda disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat indah, terdapat kumpulan batu karst yang memanjang disekitar jalanan. Begitupun dengan persawahan dan para petani yang sedang beraktivitas.


batu KARST
photo by Bella FP

Bila anda memasuki wilayah yang lebih dalam lagi, anda akan menemukan jembatan kayu atau dermaga. Ditempat ini anda boleh menyewa perahu atau lepa-lepa untuk menuju telaga bidadari dan kampung Berua. Biaya sewa perahu sekitar 250rb (2015), dan itu bisa ditawar dengan harga yang lebih murah.
jembatan penyebrangan menuju kampung berua
photo by Bella FP
Sesampainya di dermaga telaga bidadari, anda akan berjalan ke telaga sekitar 1 km melewati bukit, rawa2 dan gua. Air telaga nya sangat hijau dan biru. Menurut guide tour setempat, dinamakan telaga bidadari karena bila ada pelangi, ujungnya selalu jatuh ditelaga itu. Dari hasil wawancara, warga yang menetap disana biasanya mengambil air bersih ditelaga tidak jauh dari telaga bidadari. Jadi saya berasumsi bahwa sumber air bersih sangat jauh dari pemukiman warga. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Kampung Berua,  jangan lupa untuk membayar guide tour nya sekitar 30rb.
sesampainya di telaga bidadari
Menuju kampung Berua sangatlah penuh perjuangan. Melewati sungai dan terowongan batu dipinggiran sungai. Namun semua itu terbayarkan oleh pemandangan alam disekitarnya. Dikampung Berua terdapat beberapa tempat wisata, seperti gua tangan dan beberapa gua lainnya. Jika saja tempat wisata ini terawat dengan baik, maka akan banyak pengunjung yang berwisata ditempat ini.


suasana kampung berua
photo by me

Minggu, 19 April 2015

Taman Nasional Bantimurung

Bantimurung merupakan taman wisata nasional yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Waktu untuk menempuh ke tempat ini adalah 1 jam dari Kota Makassar. Bantimurung adalah kawasan wisata yang sudah lama ada di Sulawesi Selatan, dan dinobatkan sebagai salah satu taman nasional di Indonesia
bantimurung 2012

dinding taman wisata Bantimurung dan pengunjung
Di Bantimurung terdapat air terjun yang menjulang tinggi, taman kupu-kupu, taman kera, dan berbagai gua yang sangat bersejarah. Biaya masuk ke tempat ini adalah Rp. 20.000/org (2014). Anda akan menikmati dinginnya air terjun yang mengalir. Namun anda harus berhati-hati karena batu disana sangat licin, dan juga saat anda berada di dekat pusat air terjunnya karena terdapat lubang yang berdiameter seukuran orang dewasa dan kedalaman dari lubang itu 2 meter, lumayan dalam kan.
Sebelum anda memasuki Taman Nasional Bantimurung, anda bisa menemui objek wisata lainnya seperti Rammang- Rammang dan Leang- Leang. Keduanya adalah objek wisata yang sangat luar biasa dan bertaraf Internasional.  Jika anda berminat untuk mengunjungi objek wisata lainnya dan membutuhkan informasi yang lebih lengkap silahkan kunjungi website dinas pariwisata dan budaya kab. Maros.

Bantimurung 2009, dekat pintu masuk gua mimpi

Minggu, 15 Maret 2015

Kabupaten Pangkep

Pangkep merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan, juga terdapat beberapa kepulauan. Dari pusat kota Makassar perlu waktu 2 jam, dan dipangkep juga banyak objek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

1.       - Waterboom Pangkep
Lokasi nya sangat indah. Terletak di pinggiran sawah dan tebing. Untuk biaya masuknya cukup sediakan 20rb/org (2011). Ada juga wahana untuk anak-anak. Seperti waterboom biasanya, tempat ini menyediakan wahana ekstrim juga. So, hati-hati yah.

2.       - Mangroove Pangkep
Karena ini hutan bakau, maka dimana-mana banyak bakau dan kepiting yang akan kita temui. Tapi pengalaman saya menuju hutan ini harus melewati sungai, menggunakan perahu. Air sungainya berwarna hijau, kemungkinan ada buaya dan makhluk air lainnya yang hidup dibawah air. Untuk bisa sampai kesana, kita perlu menempuh jarak yang panjang dengan durasi waktu 45 menit, sehingga biaya sewa perahunya juga cukup mahal, maklum bahan bakar solar sering naik harga. Sediakan 100 ribu untuk transportasi, dan jangan lupa membawa bekal untuk dipondokan (tempat istirahat). Walau harga transport nya mahal, kamu ga perlu takut akan kekecewaan. Karena disana kita dapat melihat sebuah pemandangan alam ciptaan Allah yang sungguh luar biasa. Gunung yang tinggi menjulang, sawah yang hijau, hutan bakau dipinggiran sungai, dan penduduk yang ramah. I love this place, dan semoga saya bisa kembali ketempat ini lagi.

Masih banyak lagi keindahan alam yang tersembunyi di kabupaten ini. Salah satunya permandian air panas,  namun promosi tentang wisata alam ini masih minim. Saya pribadi belum pernah kesana. Saran saya buat pemerintah budaya dan pariwisata setempat, semoga keindahan- keindahan alam yang tersembunyi di Indonesia dapat dinikmati oleh semua mata baik wisatawan lokal maupun mancanegara.


Senin, 09 Maret 2015

Kabupaten Sinjai

Sinjai, salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang berbatasan dengan kabupaten Gowa, Bulukumba dan Bone. Untuk bisa ke sinjai banyak akses transportasi yang bisa digunakan. Salah satunya adalah mobil sewa. Namun bagi petouring biasanya hanya memakai motor karena jarak dari kabupaten Gowa-Sinjai hanya 3 jam, atau dari Makassar bisa 4 jam. Hanya 3 kali mengisi bensin motor secara full tangki itu sangat cukup untuk perjalanan. Jangan lupa memakai safety saat touring karena jalan yang dilalui cukup berbahaya.
Yang khas dari sinjai ini adalah ikan lautnya. Ada pelabuhan yang menjual berbagai jenis ikan laut yang segar kemudian diolah dibeberapa rumah makan yang ada disekitar pelabuhan. Harga untuk menyantap ikan segar ini cukup sediakan Rp.30.000. Minuman yang khas dari Sinjai adalah air gambang. Kalau dimakassar ini disebut ballo. Harganya sekitar Rp. 5000 an. Beberapa tempat wisata juga wajib dikunjungi saat di Sinjai, yaitu Gojeng. Nah dari dari tempat ini traveller bisa melihat pelabuhan dari ketinggian.
Sepulang dari sinjai, saya bersama teman-teman tidak melewati jalan serupa. Melainkan kami memutar lewat Kab. Bulukumba, Kab. Bantaeng, Kab. Jeneponto, Kab. Takalar, Kab. Gowa, Kota Makassar. Memang durasi waktu nya agak lama, sekitar 5 jam. Keuntungannya adalah akses jalan yang mudah dilalui, dataran rendah, serta tidak melewati jurang dan tebing.

Sekian dulu untuk edisi Sinjai, mau tau edisi selanjutnya?? fol-up terus blog ini yah gaess J